Lewati ke konten utama
menu_classic_indonesia


Mengenal Lebih Dalam Vitamin Neurotropik


Apakah Anda sering merasa nyeri, kebas, kesemutan, ataupun kram di daerah tangan atau kaki Anda? Kalau iya, bisa jadi Anda sedang mengalami gejala neuropati. Nah, untuk mencegah gejala dan kondisi ini Anda bisa mengkonsumsi vitamin neurotropik.

Untuk yang belum familiar dengan vitamin neurotropik, yuk kita coba bahas, apa sih yang dimaksud dengan vitamin neurotropik itu. Untuk bisa memahami vitamin neurotropik, kita coba bahas sedikit mengenai Neuropati ya.

Neuropati adalah sebuah gejala yang timbul dari kerusakan saraf yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari beberapa penyakit seperti diabetes sampai ke kekurangan vitamin tertentu. Kondisi neuropati terutama dapat menyerang saraf tepi di tangan dan kaki.

Neuropati yang terjadi pada saraf tangan dan kaki dikenal dengan neuropati saraf tepi atau disebut juga neuropati perifer. Gejala neuropati perifer yang dapat Anda alami diantaranya rasa kebas dan kesemutan pada tangan dan kaki. Kesemutan pada kedua area tersebut dapat menjalar hingga lengan dan tungkai kaki Anda. Ciri-cirinya dapat berupa rasa nyeri yang tajam, sensasi seperti ditusuk- tusuk dan rasa terbakar.

Disini peranan vitamin neurotropik dibutuhkan. vitamin neurotropik dinilai dapat membantu meringankan gejala neuropati. Vitamin neurotropik adalah golongan vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan sistem saraf, dan biasanya mengandung kombinasi berbagai vitamin seperti B1, B6, dan B12.

Penuhi Kebutuhan Vitamin Neurotropik Harianmu


Vitamin neurotropik, fungsi dan peran penting



Pola makan sehat adalah kunci dari tubuh yang sehat. Untuk menjaga tubuhmu agar tetap segar dan bugar saat bangun tidur, kamu bisa mengganti asupan makananmu menjadi makanan yang lebih sehat dan mengandung vitamin Neurotropik. Vitamin Neurotropik adalah vitamin yang yang terdiri dari vitamin B1, B6 & B12. Kamu bisa mendapatkannya dari berbagai makanan seperti hati sapi, daging sapi, telur, kacang almond, ikan salmon, ikan sarden dan yoghurt, atau melalui obat yang mengandung vitamin neurotropik. Bila perlu, kamu juga bisa mengkonsumsi suplemen tambahan yang mengandung Vitamin B1, B6, dan B12.

Simak beberapa manfaat vitamin neurotropik bagi sistem saraf:

Vitamin B1 berperan dalam proses perubahan karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi. Energi yang dihasilkan tersebut akan digunakan untuk menjalankan aktivitas sel pada tubuh, terutama pada sistem saraf dan sel-sel otak.

Vitamin B6 membantu dalam proses pembentukan neurotransmitter yang berfungsi membawa, mempercepat, dan menyeimbangkan pengiriman sinyal antara beberapa sel saraf. Selain itu, vitamin B6 juga berperan dalam pembentukan myelin.

Vitamin B12 memiliki banyak fungsi bagi tubuh, diantaranya membantu produksi sel darah merah, menjaga fungsi sistem saraf, dan membentuk DNA. Kekurangan vitamin B12 dapat menimbulkan rasa kebas serta kesemutan, terutama pada tangan dan kaki.

ARTIKEL YANG DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA


    • Share On: